Perbedaan NodeMCU, Wemos, dan ESP8266 Wifi Module untuk Perangkat IoT Mikrokontroler



Halo sobat tekno kalian pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata IoT. IoT merupakan kepanjangan dari Internet of Things merupakan sebuah teknologi dimana setiap aspek dapat dikontrol melalui internet. IoT sendiri merupakan salah satu aspek dari revolusi industri 4.0. Di zaman yang sudah mulai memasuki era revin 4.0 tentu setiap perangkat yang kita miliki hampir semua mendukung IoT. Tapi kebayang ga sih kalo kita bisa menciptakan perangkat-perangkat tersebut?

Untuk membuat perangkat berbasis IoT kita tentu harus memiliki Modul internet. Modul ini bisa seperti enthernet, atau modul wifi yang sudah banyak digunakan. Nah kali ini teknodika akan membahas salah satu dari modul internet yaitu modul wifi yang bisa digunakan di Mikrokontroler. Ingin tahu lebih lanjut? Simak penjelasannya ya sobat tekno 

1. Chip ESP8266 ESP-01 

Esp8266 merupakan salah satu chip yang mampu menyediakan layanan internet berbasis wifi. Modul ini sangatlah populer di kalangan pecinta mikrokontroler. Selain karena harganya yang cukup terjangkau, modul ini juga mudah digunakan dan sudah banyak sekali source code maupun tutorial untuk mengaksesnya.Hanya saja, kelemahan dari esp8266 wifi module ini yaitu perlu ada tambahan board mikrokontroler untuk mengaksesnya. Untuk menggunakan chip ini kita perlu merangkai kembali koneksi antara mikrokontroler dan chip ESP8266. Modul ini bisa anda dapatkan di toko-toko online ataupun toko mikrokontroler dengan kisaran harga 30 ribu saja. 

2. NodeMCU 


Masih menggunakan chip yang sama yaitu ESP8266, NodeMCU bisa menjadi pilihan bagi anda yang suka praktis dan simpel. NodeMCU bisa dikatakan Mikrokontroler yang sudah ditanami chip ESP8266 sehingga anda tidak perlu lagi membeli board mikrokontroler. Bagi anda yang masih pemula, saya sarankan menggunakan NodeMCU untuk belajar IoT sederhana. Kelemahan dari NodeMCU terletak pada jumlah kaki pin. Karena NodeMCU merupakan mikrokontroler yang sudah built in dengan ESP8266, maka kaki pin pada board ini terbatas. Untuk pin analog dari NodeMCU hanya ada 1 buah. Selain itu, NodeMCU sendiri tidak memiliki output tegangan 5V, melainkan hanya 3,3V. Berbeda dengan chip ESP8266 yang jika ingin menggunakan pin lebih banyak, bisa mengganti dengan mikrokontroler lain. Namun, untuk pemula yang masih belajar, tentu hal ini bukan masalah besar. Harga dari NodeMCU dengan tipe NodeMCU V3 berkisar di 50 ribuan. Tentu lebih hemat karena anda tidak perlu membeli board mikrokontroler yang harganya cukup mahal. 

3. WeMos 

WeMos hampir mirip dengan NodeMCU yang merupakan module development board yang berbasis WiFi dari keluarga ESP8266. Salah satu kelebihan dari ini dibandingkan dengan module development board berbasis ESP8266 lainnya yaitu adanya module shield untuk pendukung hardware plug and play. WeMos juga sudah mendukung output 5V, berbeda dengan NodeMCU yang hanya mendukung tegangan 3,3 Volt. Bagi anda yang ingin membeli WeMos, untuk tipe WeMos D1 mini bisa anda dapatkan dengan harga sekitar 45 ribuan. 

Nah kita sudah membahas 3 WiFi module yang bisa digunakan untuk membuat IoT. Jika kita simpulkan, untuk pemula yang tidak suka ribet, saya merekomendasikan WeMos dan NodeMCU. Namun jika anda ingin ke arah pengembangan yang luas, anda bisa menggunakan chip ESP8266 ESP-01 dengan membeli tambahan mikrokontroler lagi. Tapi itu semua tergantung dari kebutuhan masing-masing dari kalian. Terimakasih telah membaca, jangan lupa share ya!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Perbedaan NodeMCU, Wemos, dan ESP8266 Wifi Module untuk Perangkat IoT Mikrokontroler"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel